Miris! Muda Mudi Ala Barat ~ Andri Suardi

Posted on

Dengan narasi kata-kata ini penulis mengajak muda-mudi, janganlah kita seperti kacang lupa pada kulit, janganlah kita menjadi manusia yang lupa terhadap jati diri bangsa. Lihat bagaimana indatu-indatu dahulu memperjuangkan harkat dan martabat bangsa yang berhasil memberikan kita kenyamanan hidup. Mereka rela mengorbankan harta dan nyawa untuk mempertahankan agama, adat istiadat yang telah tercipta.

Saudaraku! Dimana letak hati seorang ibu ketika anak yang ia lahirkan dari rahim, lalu dibesarkan dalam pangkuan, dan bayi menangis dalam pelukan ibunda, tetapi setelah tumbuh dewasa sang bayi tidak mengakui itu ibunya.

Saudaraku! Jangan lah kita menjadikan bangsa mulia ini hanya sebagai tempat untuk berpijak dan melata, sebab negara dan bangsa juga punya hati bak ibarat seorang ibu, sadar tidak sadar kita juga harus tahu bahwa hari ini, detik ini, bangsa kita sedang menangis melihat tingkah laku muda-mudi yang tidak merepresentasikan Aceh yang sesungguhnya.

Dari landasan itulah wacana identitas Aceh patut kita perjuangkan. Baik itu dari segi agama, adat, dan norma hukum,

Marilah hari ini kita bersatu untuk meraih kembali apa yang sudah hilang, kita kembalikan apa yang sudah pudar. Marilah hari ini kita mulai kembali ke dalam pangkuan bangsa, kembali kepada agama dan adat yang telah tercipta oleh para indatu.

Semoga saja Allah menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang tetap teguh dalam mempertahankan dan memperjuangkan Islam sebagai landasan berpijak, dan menjadikan muda-mudi sebagai tentara-tentara Allah yang siap membela Allah, membela Rasulullah dan para pemimpin-pemimpin yang rahatan lil alamin.

Aamiin Ya Rabbal ‘alamin.

Ttd. Andri Suardi

Andri Suardi
Andri Suardi

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *